Langsung ke konten
Muhammad Septian
Semua proyek

loong.lat

Platform kurir untuk pengirim kecil yang menggabungkan banyak paket ke rute termurah, terpendek, atau tercepat, lalu membandingkan harganya dengan kirim satu per satu.

Tahun
2026
Dibuat untuk
Meta Hackathon 2026
Dibangun dengan
Go, TypeScript, Modal, Kafka, PostgreSQL, Meta Muse
Tautan

loong.lat adalah platform kurir untuk pengirim kecil di Jabodetabek. Banyak paket digabung ke satu rute (termurah, terpendek, atau tercepat), setiap opsi dibandingkan harganya dengan mengirim paket satu per satu, dan pilihannya dijelaskan dengan angka yang bisa ditelusuri. Sepuluh paket, satu rute, setiap rupiah ada penjelasannya.

Dibuat untuk Meta Global AI Developer Hackathon 2026.

Tiga aplikasi, satu rute

  • Dashboard pengirim: wizard empat langkah. Ceritakan kebutuhan pengiriman dalam teks bebas, tambahkan barang dengan mengetik, foto, atau suara, bandingkan opsi di peta beserta ringkasan AI, lalu bayar dari saldo loong.lat. Pelacakan langsung diakhiri bukti pengiriman berupa OTP atau foto.
  • Backoffice: pusat kendali untuk dispatcher, dengan antrean yang menampilkan hal paling mendesak lebih dulu, dispatch otomatis, peta langsung, pengelolaan armada dan saldo, serta analitik.
  • Aplikasi driver: PWA yang menampilkan pemberhentian berikutnya lebih dulu, dengan geser untuk menyelesaikan dan bukti pengiriman.

Perhitungan rute di Modal sandbox

Setiap penawaran dihitung oleh engine Go di dalam Modal sandbox dengan jaringan dimatikan dan tanpa secret di dalamnya. Sebuah job hanya membawa koordinat, tabel jarak jalan, berat dan ukuran paket, serta armada. Nama, nomor telepon, alamat, dan data pembayaran tidak pernah keluar dari server.

Solver-nya deterministik, jadi opsi di-cache berdasarkan hash input dan bisa diperiksa ulang kapan saja. Di sandbox yang sudah warm, satu job butuh sekitar 1 detik (p95 1,25 detik) dengan biaya sekitar US$0,00009. Solver dan optimizer wajib melaporkan versi engine yang sama, dan kalau sandbox gagal start, optimizer beralih ke engine yang sama secara in-process.

AI memberi saran, manusia yang memutuskan

Semua fitur AI melewati satu gateway di depan model Muse milik Meta: mendata barang dari foto, mentranskripsi pesanan lewat suara, mengubah “tiga kardus ke Bekasi sebelum jam 12” menjadi daftar pemberhentian dan tenggat, menjelaskan opsi rute dengan bahasa sederhana, serta copilot untuk pengirim dan dispatcher.

Tidak ada panggilan model yang bisa mengubah data. Tool bersifat read-only, argumen divalidasi, loop agent punya batas langkah, teks dari pengguna diperlakukan sebagai data dan bukan instruksi, dan setiap angka dalam jawaban harus berasal dari hasil tool atau fakta yang dihitung server. Gateway tidak pernah mencatat isi pesan, gambar, maupun audio.

Di balik layar

Layanan Go untuk konsol pengirim, backoffice, aplikasi driver, optimizer, dan gateway AI berkomunikasi lewat topik Kafka lengkap dengan dead-letter topic, dan menyimpan data di PostgreSQL. Landing page dan ketiga aplikasi adalah frontend TypeScript yang berbagi paket UI, domain, dan i18n.